Translate

Sabtu, 23 Juni 2012

Jodoh hanyalah bagi mereka mereka yang mau dan mampu menerima suatu keburukan dan kebaikan pasangannya.


Banyak orang berdebat tentang jodoh. Dari kalangan muda hingga tua, dari tahun ke tahun “jodoh” masih menjadi sebuah kata kunci yang hangat untuk diperdebatkan. Apakah jodoh itu?, Bagaimana memperolehnya?, Bagaimana menjaganya ketika dia sudah berada memihak kita?, dan blablabla seterusnya.
Bagi insan manusia yang mempercayai akan takdir dan jodoh, argument yang selalu diucap adalah bahwa jodoh itu termasuk dalam takdir seseorang yang sudah ditentukan. Maka dengan siapa kita berjodoh, kapan kita bertemu dengan jodoh kita, apakah orang yang saat ini kita cintai adalah jodoh kita dan blablabla seterusnya akan kita ketahui dan kitabdapatkan ketika waktunya sudah tiba. Mungkin yang dimaksud waktunya sudah tiba adalah dimana kita sudah mapan. Mapan secara jasmani dan rohani, mapan secara lahirian dan batiniah. Namun ketika kita sudah mapan secara hal yang disebut diataspun kadang beberapa dari kita belum menemukan jodohnya. Kenapa?. Maka jangan salahkan tuhan!. Takdir memang sudah ditentukan, tapi ketentuan tak akan terwujud jika kau tak mengusahakannya. Sama saja seperti ketika kita sedang kelaparan. Hanya ada 3 pilihan, berusaha mencari uang untuk membeli makanan, meminta dan berharap pada tetangga yang baik agar member kita makanan dan pasrah. Mana kah yang bisa mendatangkan makanan?. Dengan berdoa pun semua bisa, karena Tuhan adalah Maha Mendengar, Maha Mengerti dan Maha Memberi. Kita bisa dengan mudahnya mendapat makanan tapi Tuhan menginginkan kita agar berusaha secara maksimal untuk mendapat sesuatu, lalu tuhan akan mempermudahnya asal kita berusaha dan berdoa. Karena memang tak ada yang Cuma Cuma tanpa usaha dan doa.
Menurut saya, jodoh adalah sebuah penerimaan secara tulus dan ikhlas akan suatu kebaikan dan keburukan. Hakikatny, manusia adalah makhluk yang mulia tapi tak ada manusia yang sempurna. Sebaik-baiknya orang atau manusia pasti mempunyai sedikit cela. Karena kebaikan dan keburukan adalah sebuah ukuran yang abstrak. Semua penilaian tergantung pada dimana dan norma apa yang berlaku. Ketika seorang anak kecil yang berprofesi sebagai pencuri bertempat tinggal dilingkungan agamis maka mencuri itu haram. Namun, jika seorang anak kecil yang berprofesi pencuri itu bertempat tinggal atau bermukim di pemukiman yang non agamis atau berkerumun dengan para pencuri lainnya, maka mencuri itu sah sah saja!. Padahal dia dan kita tahu bahwa pada dasarnya mencuri itu dosa.
Jodoh hanyalah bagi mereka mereka yang mau dan mampu menerima suatu keburukan dan kebaikan pasangannya. Namun bukan berarti ketika kita mendapat pasangan yang attitude nya  buruk maka kita biarkan saja dia berperilaku buruk dengan alasan hak asasi!. Itu salah!. Seharusnya kita perlahan memberinya pengertian agar dia berubah!. Mengertilah akan pasanganmu yang akan kau sebut jodoh dan pahamilah dia. Tanamkan pada dirimu dan dirinya bahwa tak ada kata lain selain toleransi, pengertian, sabar dan tawakkal. Bertoleransilah untuk memperindah perbedaan yang Tuhan ciptakan untuk kalian berdua. Mengertilah akan satu sama lain, hingga kelak akan muncul sebuah ketidakterpaksaan dalam mencintai satu sama lain. Bersabarlah dalam menghadapi cobaan suka yang melimpah dan duka yang berlipat. Dan bertawakkal lah akan kelanjutan cinta dan cita hidupmu kepada Tuhan. Tentunya bertawakkalnya setelah kau berusaha untuk menjaga jodohmu agar betah denganmu, jangan dengan kau menelantarkan dia.
Menjaga jodoh hanya dapat terrealisasikan bagi mereka-mereka yang patuh terhadap tuhan, berusaha menentramkan kehidupan berdua, berdoa dengan penuh keihklasan dan kepasrahan, dan bertoleransi serta menghormati semua hal yang layak diperlakukan seperti itu. Kalau kata orang jangan ‘mbok jangan neko-neko, simple ae sing penting keroso’.
Semuanya kembali lagi pada pribadi kita masing-masing. Mau bagaimana kita mendapatkannya?.

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes