Translate

Senin, 09 Juli 2012

Mengenai Pilihan Dan Alasan


Menjatuhkan pilihan hati tidak bias dilihat dari hal yang simple. Se-simple seseorang menilai pilihanmu itu. Menjatuhkan pilihan hatimu, berarti kau sudah benar benar memahami dan yakin bahwa ada sesuatu yang hebat, kuat dan berkarakter dari sesuatu yang kau pilh tersebut. Tentu tak se-simple orang lain menilai pilihan hatimu. Kadang alasan alasanmu memilih pilihanmu terlihat tak masuk akal bagi khalayak umum diwaktu sekarang orang orang menilainya. Tapi apakah esok hari masih seperti itu?. Sebuah prinsip dari seorang Ahmad Dhani Prasetyo nampaknya benar dan bisa dijadikan alasan. Ya, bahwa kebenaran hari ini bukanlah kebenaran esok hari. Apakah yang laku hari ini akan laku esok?, atau sebaliknya?. Kita tentu tak dapat mengetahuinya secara pasti, hanya prediksi prediksi dan spekulasi yang bertebaran dimana mana mengenai esok hari. Maka harus kah kamu bertahan dengan pilihan hatimu?. Maka jawabnya adalah kembali pada dirimu sendiri. Bisa saja apa yang kau yakini sebagai sebuah kesalahan dapat menjadi sebuah kebenaran jika kau berada dilingkungan yang mayoritasnya adalah orang orang yang kau anggap berpendapat seperti kesalahan menurutmu. Bisa saja apa yang kamu yakini sebagai sebuah kebenaran akan menjadi sebuah kesalahan yang mutlak jika kau berada disisi sisi lingkungan yang menyalahkan kebenaranmu.

Menjatuhkan pilihan hati juga bukan soal kebanggaan!. Berbicara mengenai pilihan adalah berbicara tentang sebuah passion. Jika pilihan hatimu adalah kebanggaan apakah kau akan terus bias membanggakan dia?. Jika iya, berbahagialah kau dan pilihanmu. Dan jika pilihan adalah sebuah passion saja, apakah suatu hari passionmu tak dapat berevolusi?.

Menjatuhkan sebuah pilihan adalah memahami banyak hal tentang pilihanmu yang tak dipahami banyak orang. Memandang sebuah sudut bahkan sebuah celah kecil yang akan membawamu pada kedamaianmu yang tak dipandang oleh banyak orang.

Jika orang bertanya, kenapa kau memilihnya?. Maka jelaskan dengan hal yang simple, se-simple pandangan orang kepada alasanmu memilihnya. Jika penjelasanmu tak cukup dimengerti, lakukanlah dengan perbuatan kecil yang berefek besar. Sebesar kau memiliki alasan untuk memilih pilihanmu, sehingga kau tak perlu bertutur kata panjang lebar untuk membuat orang memahami alasan atas pilihanmu.

Jika kau terlalu pengecut, maka berdiamlah seperti dirimu yang menunggu keajaiban akan membuktikan dan mendeskripsikan alasan alasan atas pilihanmu.

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes