Translate

Senin, 16 Juli 2012

Sebuah Saran Untuk Timnas Indonesia

    Sekedar saran untuk para pengurus PSSI, siapun itu. Aku sebagai suporter Timnas Indonesia yang tidak membela siapa-siapa berkomentar bahwa saya suka dengan diadakannya pertandingan Timnas U22 di RIAU kapan hari. Walau saya bukan orang RIAU tapi saya sangat bangga. Semoga saja sepak bola kita tidak terpusat di Jakarta saja. Akan lebih bagus jika setiap ada event selalu diadakan di suatu daerah atau stadion yang nggak itu-itu aja. Misalkan ada jadwal main Timnas dan kebetulan menjadi tuan rumah di bulan februari, mei, september, oktober, november, dll alangkah lebih baik jika dibagi. Jadi pada bulan Februari Timnas bertanding di Kota Semarang, Mei bertangding di Pulau Bali, September bertanding di Jayapura, Oktober bertanding di Surabaya, November di sekitar Pulau Sulawesi. Ya, pokoknya di gilir lah. Jadi selain sebagai olah raga, sepak bola juga bisa menjadi pemersatu masyarakat Indonesia. Selain itu kan, itu juga akan jadi edukasi bagi pemirsa di rumah, karena seperti saya yang tidak tahu kalau di RIAU ada stadion yang bagus menjadi tahu. Lebih jauh lagi kalau dari edukasi itu dapat membuat efeksi sosial yaitu kedamaian dan memahami serta saling mengerti untuk masyarakat akan daerah daerah di Indonesia. Siapa tahu juga bisa jadi ikon Pariwisata, awalnya orang yang nggak pernah ke Sulawesi jadi ingin sekedar melihat lihat Sulawesi bahkan berlibur disana. Jadi semua daerah juga kebagian. Lagian kalau dibagi rata kan enak. Tapi tentunya daerah tersebut juga harus memiliki standart lapangan yang bagus ya!.

    Satu saran lagi adalah optimalkan pembinaan usia dini. Walaupun nggak bisa menang sekarang kan gak apa-apa asalkan pembinaannya teratur dan rapi, siapa tahu dari kekalahan itu bisa jadi titik balik untuk menang?. Ya kan?.

     Eh, masih ada saran lagi dari saya. Sering-sering sparing partner sama klub bola luar atau dalam negeri ya. Walaupun kalah juga gak apa-apa. Karena saya yakin, suatu saat pasti ada hasilnya dari suatu pembalajaran dimasa lalu. Apalagi kalau sparingnya sama klub luar negeri, pasti lebih membikin senang hati suporter timnas. Karena bisa ketemu pemain idolanya yang dari luar negeri dan bertemu dengan pemain idolanya dari dalam negeri. Dan tetap dengan format TUAN RUMAH BERGANTI. Jadi semua bisa happy!

     Sekian saran saran saya sebagai suporter Timnas Indonesia yang tidak membela siapa-siapa.

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes