Translate

Sabtu, 06 Agustus 2011

Kontradiksi

      Setelah sekarang aku berusia 17 tahun, aku malah semakin bingung. Konflik mulai terjadi dalam hidupku. Mulai hal cinta-lah, karir-lah, sekolah-lah dan semuanya. Mungkin usia ini adalah usia dimana kita sebagai manusia diuji oleh sang raja pencipta. Ini adalah tolak ukur seberapa kuatkah mental kita untuk menjalani kehiduan setelah berusia 17 nanti atau setelah kita benar benar menjadi manusia dalam fase dewasa. Nggak akan sedikit hikmah yang kita bisa ambil dari umur ini. Sejuta cobaan berarti akan membawamu kepada sejuta pelajaran menuju sejuta kemenangan bagi dirimu sendiri yang kuat akan cobaan ini.
     COBAAN CINTA...
     Aku kira semua orang pernah ngalamin coban ini. Nggak hanya aku saja. Kamu, anda, kalian, mereka pasti pernah berpengalaman dengan hal yang satu ini. Mulai kisah yang indah, sedih, mengharukan, menginspirasi, nggak baik untuk dikenang dan masih banyak perasaan lagi untuk cerita satu ini. Kali ini aku akan sedikit berbagi dengan pembaca tentang kisah cinta yang pernah aku punya dan aku alami. Semoga anda bisa mengasih sedikit solusi bagi saya. Aku harap tulisan ini bisa jadi bahan intropeksi diri kita. Amiin. .
     Ini cerita tentang kisah segitiga antara aku, cimonku dan pacarku. Aku yang punya sejarah panjang berburu hati sang cimon. Aku berkali kali nyatakan perasaanku ke cimonku tapi hasilnya hampir selalu tidak memuaskan. Tapi ya begini lah saya yang bengis!. Aku tak pernah lelah buat berburu hatinya. Sampai suatu hari titik jenuh itu dateng.
     Sampai aku mutusin buat cari cewek lain. Dan YA! Aku dapet cewek baru. Saat aku mulai menata hidup baru, saat aku belajar mencintai seseorang yang baru dalam hidupku. Masa lalu itu datang. Cimonku mulai merespon perburuanku. Seakan bagai kan rusa yang mulai terpanah tepat dijantungnya. Dia tak berdaya. Dia tak kuasa menahan tajamnya panah itu. DIA JATUH HATI PADAKU. Ya, ALLAH terima kasih, tapi...
     Tapi aku punya seorang kekasih yang sayang sama aku. Dan ini adalah awal penderitaanku. Aku harus berfikir seribu kali untuk memilih salah satu diantara mereka. Satu sisi aku harus jujur menerima keadaan hatiku bahwa aku nggak bisa ngelupain cimonku gitu aja tapi disisi lain aku harus jaga perasaan pacarku. Aku sempat frustasi akibat ini, akibat masalah yang penting penting nggak penting ini. Aku sempat berkata kata dan berdoa pada tuhan "Ya Allah, kau maha mengerti. Kau telah menakdirkan umatmu dengan pasangan pasangannya sendiri sendiri. Dan aku yakin akan kekuatanmu. Maka jika cimonku adalah seseorang yang cocok walaupun dia bukan yang terbaik atau dia bukan orang yang sempurna maka dekat kan lah aku dengan dia sedekat dekatnya NAMUN jika dia adalah bukan orang yang kau maksud untukku maka jauhkan lah aku dengan dirinya sejauh jauhnya dan berilah aku kedekatan dengan seseorang yang cocok buat aku. Dan jika pacarku adalah yang cocok dengan aku maka dekat kan lah aku dengan dia sedekat dekatnya dan jika bukan dia yang akan kau takdirkn untukku maka jauhkan lah akau sejauh jauhnnya dan senantiasa lah kau mendekatkanku dengan hambamu yang mungkin sudah kau gariskan untuk menyemikan bunga bunga ditaman cinta dihatiku". namun apa?? sampai sekarang pun aku belum tahu apa takdir buat aku. dan aku sebagai manusia biasa hanya bisa berdoa berdoa dan berdoa untuk yang terbaik buat aku.

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes