Translate

Sabtu, 06 Agustus 2011

Film Bollywood India

     Bulan Oktober adalah bulan dimana matahari tepat berada diatas kota Surabaya. Bulan yang penuh kecerahan disetiap paginya. Bulan dimana serasa musim panas di Surabaya. Bulan bertiupnya angin dengan hawa panas yang pasti membuat gerah siapa saja yang diterpanya. Dan oktober adalah bulan yang menjadi lahirnya hal hal penting bagi ku.

     Sweet Seven Teen Party-ku. Sweet Seven Teen Party yang ku rayakan dengan seorang Sastra Asmara. Dimana Oktober juga bulan dimana genap berumur 1 tahun bagi band metal pertamaku yang memberiku perubahan dalam bermusik, dalam memandang ideologi bermusik, dalam pergaulan dan pengetahuan bermusik. Bulan dimana aku baru membuat pijakan baru, yaitu band beraliran elektronik rock (Headblast) yang berkiblat pada Muse. Bulan dimana aku mendapatkan pacar baru tepat dimomen paling langka yaitu tanggal 10 Oktober 2010 (10.10.10). Dan bulan yang membawaku pada persoalan cinta yang sangat rumit. Bahkan kerumitannya mengalahkan kerumitan cerita - cerita telenovela, film film drama korea dan sejenisnya.

     Bulan yang penuh kecerahan ini seakan berkontradiksi dengan suasana hatiku . Dimana aku harus memulai karir baruku dengan Headblast. Dan aku harus memilih dua pilihan yang sangat sulit bagiku. Masih saja seputaran cinta.
     10.10.10 adalah hari berakhirnya kejombloanku. Kejombloan yang sudah terpelihara 1 lebih tahun lamanya. Juga hari dimana cimonku mengeluarkan air matanya demi aku yang sangat tidak tahu malu !.
     “10.10.10 sayang mentoogkuu syg. . .” adalah status dari sebuah account dijejaring sosial milikku. “10.10.10 sayang bebek..” adalah status dari sebuah account dijejaring sosial milik pacar baruku. Dan “Hal ini terulang lagi dan ini lebih parah dari sebelumnya” adalah status dari Sastra Asmara.

     Hah perang status! Shit!
     Aku dengan mata yang tinggal 20% masa terbukanya yang akan segera menutup, sedang mengutak atik laptop pribadiku. Rasa bangga dan senang yang seharusnya aku perlihatkan pada dunia karena perubahan statusku, berubah menjadi rasa nelangsa dan penyesalan yang teramat sangat dalam. Ya, Sesal selalu datang belakangan!. Aku menyesali statusku saat ini. Aku menyesali tingkah lakuku saat ini. Aku menyesali kebodohanku dalam berfikir saat ini. Aku sangat menyesali semua yang pernahku lakukan hari ini. Yang ada
dalam fikiranku saat ini hanyalah kenelangsaan yang nggak ada hasilnya.

     “Ya Allah kenapa dia datang terlambat. Dia yang aku sayangi”.
     Kamu!. Kenapa kamu baru bilang sekarang?. Kemana saja kamu selama ini?. Seandainya kamu bilang dari dulu, pasti semua ini nggak bakal seperti ini. Semua ini nggak bakal membuat otak ku berfikir berkali kali. Tapi ya ini lah kenyataannya. Kenyataan bahwa dengan ini aku bisa sadar bahwa cuma kamu yang dihatiku!. Kenyataan yang mungkin akan membawamu lebih mencintai, menghargai, mengerti dan memahami aku. Kenyataan yang menyatakan bahwa kisah kita bagaikan film film india yang sedang berceceran dipemutaran film film bioskop bollywood. Film kita bestseller. Kisah yang sederhana yang berhias kealay-an kita mulai meramaikan dunia bagi yang melihat dan mengikutinya. Sungguh ini film bollywood. Dimana selalu ada sebuah penyesalan yang membuat tokohnya berubah. Dari antagonis menjadi protagonis. Dari benci menjadi suka. Dan pemirsa pun menikmatinya.

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes