AMBIGU!
Ya ambigu. Ambigu yang aku rasakan sekarang. Setelah aku berhasil menentukan siapa yang menjadi perubah hidupku, kini aku menuai tantangan lagi. Sebenarnya aku sudah tahu ini akan terjadi tapi aku sengaja tak menghalangi rencana tuhan ini.
Aku sudah berhasil menentukan jawaban bagi pertanyaan hati. Aku memilih sosok gadis berjilbab, baik, berpendirian teguh, pekerja keras, penyuka tantangan, penyuka hal hal berbau korea dan sosok yang mungkin akan merubah hidupku sedikit demi sedikit dan dia sudah memulainya dari sekarang. Dan aku harap dia tak pernah mengakhiri proses perubahan diriku ini. Karna apa?. Mungkin ketika ia menyudahi, maka aku akan berhenti berkembang, menua, menjadi seperti daun yang mengering dimusim semi yang kemudian jatuh mati tak berbekas apapun.
Aku dengan rasa iba kepada sosok mantan pacarku, mau nggak mau harus mau dan harus bisa ninggalin dia. Lalu banyak orang asing yang sok mengenalku dan duniaku berkata “Kau kejam, kau tega, kau jahat, kau tidak baik, kau tak tahu malu, kau playboy, kau brengsek dan kau . . . . .”. “Trus apa?”, pikirku. Lha, ini kan aku?. Ini kan hidupku?. Terus aku harus gimana?. Harus menjadikan diriku sebagai orang asing, menjadikan diriku yang menurut kata orang asing?. Aaarrghhh. Gw punya pilihan men!.
Aku jahat?. Ya memang, Aku tega?. Ya memang, Aku kejam?. Oooh betul sekali, Aku tidak baik?. Kenapa anda baru tahu sekarang?, Aku tak tahu malu?. Oo ya tentu saja saya masih punya rasa malu atau mungkin anda yang nggak punya malu?, Aku playboy?. YA dan itu alasan saya ingin menjadikan hidup saya hanya memiliki satu cinta dan saya sudah membuat sebuah pilihan untuk cinta sejati saya, Aku berengsek?. Maaf kan saya yang khilaf tapi apakah anda tidak pernah melakukan ke khilafan secuil debu pun?. Hahahaha . . .
Alasan terbesar ku adalah “AKU NGGAK MAU BOHONG SAMA SIAPA SAJA, SAMA MANTAN PACARKU, SAMA PACAR BARUKU, SAMA DIRIKU SENDIRI DAN SAMA KENYATAAN YANG TERSIRAT INDAH DIDINDING HATI YANG BERHIAS SEJUTA WARNA INI”. Oleh karena itu aku menentukan pilihanku. Dan dia (cimonku) adalah pilhanku. Dan kalau anda sebagai orang yang mungkin aku anggap asing lebih baik nggak usah ikutan masalah ini.
Sekarang aku udah bangga, bahagia, dan merasa aku adalah orang paling beruntung didunia. Aku udah menemukan cintaku kembali. Hidupku jadi lebih indah, aku lebih bisa tersenyum, dan semua yang pernah terbengkalai menjadi teratur kembali, rapi bagai rotasi planet pada mataharinya. Mungkin aku harus berkomitmen dengan yang satu ini. Aku harus berterima kasih banyak dengan kelegaan hatinya yang mau menjadikan aku sebagai penjaga kepercayaan cintanya.
Namun, suatu hari dia hampir saja menyakiti aku. Namun hati yang sudah tersuntik zat zat pengebal ini tak bereaksi kesakitan sama sekali. Ya, zat pengebal yang sangat mujarab melawan semua bentuk kesakitan hati. Zat kimia LC4ever. Love Cinta 4ever. Hahahaha. Mulai gila deh gw!
Suatu malam ketika otakku sedang bekerja sama dengan jemariku untuk mengirimkan sebuah short massage service kepada gadis berkerudung, aku terkejut. Ketika menerima balasan yang aku nanti nanti. “Kadar cintaku ke kamu tak begitu besar. Tak seperti kadar cintamu ke aku. Kamu harus berusaha meyakinkanku bahwa kamu lah orang yang bisa berintegrasi dengan diriku.”, itulah kata kata yang aku baca setelah bunyi ringtone selesai bersuara. Sentak kau kaget dan tak percaya akan semua ini tapi . . . . .
Aku berfikir harus gimana?. Akankah marah, diam, pasrah, atau apalah. Namun pada akhirnya atas nama cinta yang terlampau besar dariku untuk hamba Allah itu, aku memilih untuk tenang, sabar dan pasrah. Aku maklum jika dia begitu. Ya, namanya juga kita pacaran masih seumur jagung.
Sesungguhnya hati ini teramat sangat tidak tenang. Tapi mau dikata apa?. Itu lah sebuah kenyataan dan kejujuran. Indah bukan?. Inilah buah dari kejujuran, walaupun agak menyakiti tapi akan tertutupi oleh sebuah rasa pemberani sehingga aku bangga dengan sikapnya. “AKU SAYANG KAMU, AKU BISA MEMBUATMU JATUH CINTA LEBIH DALAM KEPADAKU”, sahut hati kecilku yang berbisik lirih disela sela detik jam. Tapi bagaimana?. Bagaimana aku bisa melakukannya jika aku sendirian?. Aku bisa membuatnya jatuh ciinta kepadaku tapi aku juga butuh bantuannya. Aku butuh mindset-nya. Aku sebagai seorang programer pemula ingin menyeting mindset-nya dengan settingan “kamu akan mencintainya ketika waktumu untuk mencintainya tiba”. Ya, aku ingin sekali menanamkan pemikiran itu pada otaknya. Karena aku ingin dia mencintaiku sepenuhnya ketika waktunya tiba. Ketika waktu yang akan memperkenalkan awal kehidupan bahagia yang mungkin akan aku jalani beruda dengan gadis berkerudung itu.
Aku bisa membuat dia mencintaiku asal dia percaya pada hatinya bahwa dia kan mencintaiku suatu saat nani. Tidak sekarang juga tidak apa apa. Aku ikut bangga. Aku bangga karena gadis itu tak memaksakan hatinya. Aku bangga karena dia mengikuti tata cara yang sudah ditetapkan oleh Allah. Tata cara bahwa mencintai seseorang itu butuh waktu. Tata cara yang akan membawa seorang umat jatuh pada pelukan jodohnya masing masing.
Dan aku sangat berharap gadis yang tidak sempurna itu mau berusaha membantuku untuk membuatnya jatuh hati kepadaku, sehingga aku ada untuk menjadi penutup kekurangannya. Menjadikan hidupnya seperti sempurna. Dia dan aku adalah angka seratus persen yang terbagi dua. Yang tak akan pernah mencapai seratus persen jika kita tidak bersatu. Dan ketika seratus persen itu bersatu maka para pembuat statistika cinta pun ikut bahagia.


19.36
PrasojoRDP
Posted in:
0 bacotan:
Posting Komentar