Translate

Minggu, 07 Agustus 2011

Menuju Kemenangan Yang Hanya Untuk Siapa Sapa Saja Yang Telah Memperjangkannya !!


Hari hari menjelang Ujian Nasional bagi para pelajar adalah sebuah kontradiksi. Batas antara siap dan ragu masih jadi abu. Boleh disebut mereka adalah galau. Tapi itu lah mereka. Mau tak mau, suka tak suka, bisa tak bisa, mereka harus !
Nelangsa dan serba salah bagi penuntut ilmu seperti dhani. Berbekal skill yang bisa dibilang hampir tak ada, ia berusaha mengisi perlawanannya terhadap penentuan nasibnya itu. Dhani adalah bonek ”bondo nwkat” doang. Kepasrahan jelas dia perlihatkan. Dia pasrah saja diombang ambingkan perasaan takut yang sedang berpeluk mesra dengan kegagalan. Seakan dhani adalah teman bagi perasaan perasaan itu.

Sahabat! Ya, dhani membutuhkan itu. Dan datanglah sesosok sahabat yang tak cukup lama dia kenal. Bagi Dhani sahabatnya tersebut adalah bisa menjadi perantara keajaiban tuhan untuknya. Tapi entah bagaimana pandangan sahabat dhani terhadap keberadaannya untuk dhani. Disadari atau tidak, dia adalah pelindung dhani. Tapi kurang setuju jika dibilang pelindung. Aku menyebutnya adalah anugerah tuhan. Yang aku yakin akan membawa dhani ke masa ke emasannya selama bergerilya melawan Unas. Dan dalam situasi seperti ini seorang sahabat memiliki arti sebagai sebuah kepentingan !

Orang orang seperti Dhani sudah sewajarnya kita pacu lagi semangatnya. Tempa terus hingga terbentuk jiwa yang benar benar siap menaklukan Unas. Orang orang seperti Dhani adalah orang orang yang terbelakang dan hampir tak terpandang oleh pengawasan mata mata pencari bakat. Namun dengan semangat itu, suatu saat dia mengubah stigma yang melekat padanya, mungkin kau pun akan terkagum !

Hanya bermodal semangat menuju perubahan, dhani menjadi anak yang aktif menerima saran dan kritik dari pemandu pemandu kesehariannya. Dia tak ubah sebuah perahu, semangat membara adalah nahkodanya, dan secara kasat mata perahu itu hampir karam karena tak sekali pun dhani pernah mencobanya untuk berlayar. Namun keteguhan dhani untuk tetap pulang ke tempat tujuan yang menjanjikan membuat kapal rapuh itu kembali menerjang badai dengan gagah.
Satu persatu bagian dari kapal mulai terancam rusak oleh badai. Entah dhani akan selamat atau tidak, semua tak tahu. Bahkan dirinya sendiri sudah pasrah karena dia telah berusaha bukan sebaik mungkin tapi semaksimal yang dia mampu. Tuhan pun menjawabnya, tuhan memberi siapa siapa saja perubahan. Itu sebagai hadiah atas usaha gigihnya. Dan itu lah yang dhani dapatkan. Dia terus bertahan melawan ombak untuk sesegera mungkin sampai pada medan perang dan saat sampai itu juga dhani akan menusukkan dan emberondoong dengan senapan hingga musuh musuhnya bertekuk lutut dihadapannya ! dan Unas pun mati ditaklukkannya

0 bacotan:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes